
Training Functional Process Safety Engineering
Optimalkan sistem keselamatan proses industri Anda dengan standar IEC 61508/61511 untuk mencegah insiden fatal dan kegagalan operasional.
Ditulis & dikurasi olehLiu Purnomo
- Durasi
- 3 hari (08.00 - 17.00 WIB)
- Jadwal Terdekat
- 17-19 November 2026
- Format
- Onsite / Online

Tentang Program
Sektor industri proses seperti minyak dan gas, petrokimia, serta pembangkit listrik di Indonesia senantiasa menghadapi risiko insiden besar akibat kegagalan sistem keselamatan. Regulasi global dan nasional menuntut kepatuhan terhadap standar functional safety seperti IEC 61508 dan IEC 61511 untuk memastikan integritas operasional dan perlindungan terhadap aset, lingkungan, serta personel. Tanpa penerapan Functional Process Safety Engineering yang tepat, perusahaan berisiko tinggi mengalami kerugian finansial, kerusakan reputasi, dan tuntutan hukum yang signifikan.
Program ini dirancang untuk membekali para profesional dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam merancang, mengimplementasikan, serta memelihara Safety Instrumented Systems (SIS). Peserta akan mempelajari seluruh siklus hidup keselamatan, mulai dari analisis bahaya, penentuan Safety Integrity Level (SIL) menggunakan metode seperti LOPA dan Risk Graph, hingga perancangan Safety Requirements Specification (SRS), verifikasi, dan validasi SIS. Kami menggunakan pendekatan studi kasus dan contoh nyata dari industri, memastikan setiap peserta dapat mengaplikasikan prinsip-prinsip ini secara efektif di lingkungan kerja mereka. Pelatihan ini juga relevan dengan topik Training Developing a High-Performance Safety Culture dan Training Electrical Safety: Keselamatan dan Kepatuhan Instalasi Kelistrikan Industri dalam konteks keselamatan industri yang lebih luas.
Melalui program komprehensif ini, peserta akan mampu mengidentifikasi dan mitigasi risiko secara proaktif, meningkatkan keandalan sistem keselamatan, serta memastikan kepatuhan terhadap standar internasional. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi pada penciptaan lingkungan kerja yang lebih aman, mengurangi potensi kecelakaan besar, dan mengoptimalkan kinerja operasional perusahaan secara keseluruhan, selaras dengan tujuan manajemen risiko yang efektif.
Untuk Siapa Program Ini?
- Process Engineer
- Instrument Engineer
- Safety Engineer
- Manajer Keselamatan
- Personel Operasional di Industri Proses
Outline Materi
01. Modul 1: Pengantar Functional Safety dan Standar IEC
- Definisi Functional Safety, SIS, dan Safety-Related System
- Peran SIS dalam Layer of Protection Analysis (LOPA)
- Tinjauan Standar Internasional: IEC 61508 dan IEC 61511
- Studi Kasus Kecelakaan Besar Akibat Kegagalan SIS
02. Modul 2: Safety Lifecycle untuk SIS
- Fase-fase Safety Lifecycle: Analisis, Realisasi, Operasi, dan Modifikasi
- Manajemen Functional Safety Sepanjang Siklus Hidup
- Dokumentasi dan Persyaratan Audit
- Tanggung Jawab dan Kompetensi Personel
03. Modul 3: Penentuan Safety Integrity Level (SIL)
- Konsep SIL dan Target Failure Measure (PFDavg)
- Metode Penentuan SIL: Risk Graph dan Layer of Protection Analysis (LOPA)
- Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Setiap Metode
- Workshop: Penentuan SIL untuk Studi Kasus Industri
04. Modul 4: Penyusunan Safety Requirements Specification (SRS)
- Komponen SRS: Fungsi Keselamatan, Mode Operasi, Batasan Proses
- Penentuan SIL Target untuk Setiap Safety Instrumented Function (SIF)
- Pengembangan SRS yang Jelas, Terukur, dan Dapat Diverifikasi
- Contoh SRS untuk Aplikasi Shutdown, Blowdown, dan Fire & Gas
05. Modul 5: Desain dan Verifikasi Safety Instrumented Function (SIF)
- Arsitektur SIF: 1oo1, 1oo2, 2oo3 (Redundansi, Voting, Common Cause Failure)
- Perhitungan Probability of Failure on Demand (PFDavg)
- Konsep Hardware Fault Tolerance (HFT) dan Architectural Constraints
- Workshop: Perhitungan PFDavg Menggunakan Spreadsheet
06. Modul 6: Implementasi dan Validasi SIS
- Pemilihan Komponen SIS: Sensor, Logic Solver, Final Element
- Sertifikasi Komponen (IEC 61508 Certified) vs. Proven-in-Use
- Metode Proof Testing: Full Stroke Test, Partial Stroke Test, Online Testing
- Validasi SIS Sebelum Commissioning: Site Acceptance Test, Loop Check
07. Modul 7: Operasi, Pemeliharaan, dan Manajemen Perubahan SIS
- Prosedur Operasi SIS: Bypass Management, Overrides, Alarm Handling
- Pemeliharaan Preventif dan Korektif untuk Komponen SIS
- Manajemen Perubahan (MOC) untuk Modifikasi SIS
- Audit Functional Safety dan Persiapan Sertifikasi
Metode Penyampaian
- Presentasi Interaktif
- Diskusi Kelompok
- Studi Kasus Industri
- Lokakarya dan Simulasi
- Latihan Praktis
- Sesi Tanya Jawab
Fasilitas
- FREE Airport pickup service (antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi peserta ke tempat pelatihan
- Modul / Handout Training Training Functional Process Safety Engineering
- FREE Flashdisk
- Sertifikat Training Training Functional Process Safety Engineering
- FREE Bag or Backpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, dll.)
- 2x Coffee Break, 1x Lunch & Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Lokasi & Investasi Training
Jadwal reguler bulanan tersedia di kota-kota berikut, atau ikuti secara online dari mana saja.
Yogyakarta
Hotel Dafam Malioboro
Rp 6.000.000 / peserta
Jakarta
Hotel Amaris Tendean
Rp 6.000.000 / peserta
Bandung
Hotel Golden Flower
Rp 6.000.000 / peserta
Bali
Hotel Ibis Kuta
Rp 6.000.000 / peserta
Lombok
Hotel Jayakarta
Rp 6.000.000 / peserta
Online
Zoom Meeting
Rp 6.000.000 / peserta
Investasi pelatihan di atas menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call) — silakan hubungi kami untuk penawaran. Apabila perusahaan membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi dapat disesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Jadwal Reguler 2026
Pemberitahuan Penting: Jadwal di atas bersifat fleksibel. Bagi calon peserta yang berasal dari luar daerah, Anda diwajibkan untuk menunggu konfirmasi resmi (Confirmation Letter) dari pihak PT Gerbang Akselerasi Sukses (GERAKS) sebelum memesan tiket penerbangan dan akomodasi hotel. Baca Syarat dan Ketentuan.
Ulasan Peserta
4.7 / 5 dari 3 ulasan
“Materi LOPA dan penentuan SIL dijelaskan dengan sangat gamblang, bahkan dengan contoh studi kasus yang relevan dengan pabrik kami. Saya jadi lebih pede untuk mengusulkan perbaikan di tempat kerja.”
Wendi
Process Engineer
“Fasilitator sangat kompeten dan berpengalaman di lapangan. Diskusi mengenai pemilihan komponen SIS dan perhitungan PFDavg sangat membantu, terutama bagian verifikasi arsitektur SIF.”
Shinta
Instrument Supervisor
“Pelatihan ini memberikan pandangan komprehensif tentang bagaimana Functional Safety terintegrasi dengan manajemen risiko secara keseluruhan. Pemahaman tentang Safety Lifecycle sangat krusial untuk audit internal dan eksternal.”
Pratama
HSE Manager
Pertanyaan Umum
Apakah ada prasyarat khusus untuk mengikuti pelatihan ini?+
Pelatihan ini direkomendasikan bagi individu dengan latar belakang teknis di industri proses (misalnya, teknik kimia, instrumentasi, atau keselamatan) atau pengalaman kerja yang relevan. Pemahaman dasar tentang proses industri akan sangat membantu.
Format pelatihan yang ditawarkan seperti apa?+
Kami menawarkan format pelatihan secara daring (online) melalui platform interaktif dan secara tatap muka (offline) di lokasi yang disepakati. Pilihan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan peserta atau perusahaan.
Apa perbedaan antara IEC 61508 dan IEC 61511?+
IEC 61508 adalah standar generik untuk Functional Safety pada sistem elektronik, kelistrikan, dan elektronik yang dapat diprogram. Sedangkan IEC 61511 adalah standar turunan yang lebih spesifik untuk Functional Safety pada industri proses, berfokus pada aplikasi Safety Instrumented Systems (SIS).
Apakah saya akan mendapatkan sertifikat setelah mengikuti pelatihan?+
Ya, setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan akan menerima sertifikat kehadiran dari GERAKS yang menyatakan partisipasi dan penyelesaian program Functional Process Safety Engineering.
Bagaimana pelatihan ini membantu mengurangi risiko kecelakaan di perusahaan?+
Pelatihan ini membekali peserta dengan metode sistematis untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara sistem keselamatan yang andal (SIS), sehingga secara signifikan mengurangi kemungkinan kegagalan yang dapat memicu insiden besar dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan.



