
Training Effective Maintenance Management
Optimalkan kinerja aset, minimalkan downtime, dan tingkatkan efisiensi operasional perusahaan melalui strategi manajemen pemeliharaan yang terbukti.
Ditulis & dikurasi olehLiu Purnomo
- Durasi
- 3 hari (08.00 - 17.00 WIB)
- Jadwal Terdekat
- 17-19 November 2026
- Format
- Onsite / Online

Tentang Program
Di tengah persaingan industri yang ketat, pengelolaan aset dan fasilitas yang efektif menjadi krusial untuk menjaga kelangsungan operasional dan profitabilitas perusahaan. Kerusakan mesin yang tidak terduga, downtime yang tinggi, dan biaya pemeliharaan yang membengkak seringkali menjadi tantangan utama. Tanpa strategi manajemen pemeliharaan yang terstruktur, perusahaan berisiko kehilangan produktivitas, kualitas produk menurun, bahkan menghadapi potensi bahaya keselamatan kerja.
Program Training Effective Maintenance Management dirancang untuk membekali para profesional dengan pengetahuan dan keterampilan komprehensif dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pemeliharaan. Peserta akan mempelajari berbagai jenis strategi pemeliharaan mulai dari Preventif, Prediktif, hingga Reliability-Centered Maintenance (RCM), serta teknik analisis kegagalan seperti Root Cause Analysis (RCA). Kami juga membahas penerapan teknologi terkini seperti Computerized Maintenance Management System (CMMS) dan Internet of Things (IoT) untuk pemeliharaan prediktif. Pelatihan ini juga akan dilengkapi dengan studi kasus nyata dan simulasi, memastikan peserta dapat menerapkan konsep yang dipelajari secara langsung, mirip dengan program kami yang lain seperti Training Operation Management yang berfokus pada efisiensi operasional.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan mampu mengidentifikasi dan mengimplementasikan strategi pemeliharaan yang paling sesuai untuk aset mereka, mengelola suku cadang secara efisien, serta mengukur kinerja tim maintenance dengan Key Performance Indicators (KPI) yang relevan. Perusahaan akan merasakan dampak langsung berupa penurunan biaya operasional, peningkatan umur pakai peralatan, minimnya downtime, dan peningkatan keselamatan kerja, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan keuntungan bisnis secara keseluruhan, sejalan dengan tujuan dari Training Pemeliharaan dan Perawatan Alat Berat (Heavy Equipment Maintenance).
Untuk Siapa Program Ini?
- Manajer dan Supervisor Maintenance
- Teknisi dan Operator Mesin Senior
- Engineer dan Staf Teknis
- Manajer Produksi dan Operasional
- Tim Reliability / Asset Management
Outline Materi
01. Modul 1: Fondasi Manajemen Pemeliharaan Modern
- Pengertian, Tujuan, dan Prinsip Dasar Maintenance Management
- Evolusi Strategi Pemeliharaan: dari Reaktif ke Proaktif
- Jenis-jenis Pemeliharaan: Corrective, Preventive, Predictive, dan RCM
- Peran Maintenance dalam Keberlanjutan dan Profitabilitas Bisnis
02. Modul 2: Perencanaan dan Penjadwalan Pemeliharaan Efektif
- Teknik Perencanaan Pemeliharaan Berbasis Risiko dan Prioritas
- Penyusunan Sistem Work Order (Perintah Kerja) yang Optimal
- Manajemen Penjadwalan Pekerjaan dan Alokasi Sumber Daya
- Pengelolaan Sumber Daya Maintenance: Manusia, Material, Peralatan
03. Modul 3: Analisis Kegagalan dan Peningkatan Keandalan Aset
- Root Cause Analysis (RCA): Fishbone Diagram, 5 Whys, Fault Tree Analysis
- Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk Identifikasi Potensi Kegagalan
- Strategi Reliability-Centered Maintenance (RCM) dalam Praktik
- Pengembangan Standar Prosedur Operasional (SOP) Pencegahan Kerusakan
04. Modul 4: Integrasi Teknologi dalam Manajemen Pemeliharaan
- Pengenalan Computerized Maintenance Management System (CMMS)
- Pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk Pemeliharaan Prediktif
- Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Analisis Data Maintenance
- Implementasi Total Productive Maintenance (TPM) di Era Industri 4.0
05. Modul 5: Pengukuran Kinerja dan Continuous Improvement
- Key Performance Indicators (KPI) untuk Maintenance: MTBF, MTTR, OEE
- Penyusunan Laporan Dashboard Perawatan untuk Manajemen
- Manajemen Biaya dan Efisiensi Operasional dalam Maintenance
- Prinsip Continuous Improvement (Kaizen) dan Benchmarking dalam Pemeliharaan
06. Modul 6: Aspek K3L dan Studi Kasus Implementasi
- Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (K3L) dalam Kegiatan Maintenance
- Manajemen Suku Cadang dan Inventarisasi Teknik yang Efisien
- Studi Kasus: Implementasi Maintenance Management di Berbagai Industri
- Simulasi Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Strategis Maintenance
Metode Penyampaian
- Presentasi Interaktif
- Diskusi Kelompok
- Studi Kasus Nyata
- Simulasi dan Latihan Praktis
- Video Pembelajaran
- Sesi Tanya Jawab
Fasilitas
- FREE Airport pickup service (antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi peserta ke tempat pelatihan
- Modul / Handout Training Training Effective Maintenance Management
- FREE Flashdisk
- Sertifikat Training Training Effective Maintenance Management
- FREE Bag or Backpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, dll.)
- 2x Coffee Break, 1x Lunch & Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Lokasi & Investasi Training
Jadwal reguler bulanan tersedia di kota-kota berikut, atau ikuti secara online dari mana saja.
Yogyakarta
Hotel Dafam Malioboro
Rp 6.500.000 / peserta
Jakarta
Hotel Amaris Tendean
Rp 6.500.000 / peserta
Bandung
Hotel Golden Flower
Rp 6.500.000 / peserta
Bali
Hotel Ibis Kuta
Rp 6.500.000 / peserta
Lombok
Hotel Jayakarta
Rp 6.500.000 / peserta
Online
Zoom Meeting
Rp 6.500.000 / peserta
Investasi pelatihan di atas menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call) — silakan hubungi kami untuk penawaran. Apabila perusahaan membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi dapat disesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Jadwal Reguler 2026
Pemberitahuan Penting: Jadwal di atas bersifat fleksibel. Bagi calon peserta yang berasal dari luar daerah, Anda diwajibkan untuk menunggu konfirmasi resmi (Confirmation Letter) dari pihak PT Gerbang Akselerasi Sukses (GERAKS) sebelum memesan tiket penerbangan dan akomodasi hotel. Baca Syarat dan Ketentuan.
Ulasan Peserta
4.7 / 5 dari 3 ulasan
“Pelatihan ini sangat komprehensif, terutama modul RCA dan FMEA. Saya jadi lebih terstruktur dalam menganalisis masalah mesin dan bisa langsung diterapkan untuk mengurangi frekuensi kerusakan di lapangan. Materinya relevan dengan pekerjaan sehari-hari.”
Arimbi
Supervisor Maintenance
“Fasilitator sangat menguasai materi CMMS dan IoT. Penjelasannya mudah dimengerti meskipun topiknya teknis. Banyak insight baru tentang bagaimana teknologi bisa diintegrasikan untuk pemeliharaan prediktif, membuka wawasan saya untuk optimasi ke depan.”
Bagas
Engineer Pabrik
“Saya mengapresiasi fokus pada KPI seperti MTBF dan OEE. Sekarang saya lebih paham bagaimana mengukur efektivitas tim maintenance kami, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas lini produksi. Ini sangat membantu untuk pengambilan keputusan strategis.”
Lestari
Manajer Produksi
Pertanyaan Umum
Apa prasyarat untuk mengikuti pelatihan ini?+
Pelatihan ini direkomendasikan bagi individu yang memiliki latar belakang teknis atau pengalaman di bidang operasional dan pemeliharaan, namun tidak ada prasyarat formal yang ketat. Pemahaman dasar tentang operasional industri akan sangat membantu.
Bagaimana format pelaksanaan pelatihan ini?+
Pelatihan dapat diselenggarakan secara offline (tatap muka) di lokasi yang disepakati atau online melalui platform konferensi video interaktif. Kami juga dapat menyesuaikan format dan durasi sesuai kebutuhan spesifik perusahaan Anda.
Apakah pelatihan ini mencakup studi kasus relevan dengan industri spesifik saya?+
Ya, materi pelatihan dapat disesuaikan dan diperkaya dengan studi kasus yang relevan dengan sektor industri atau jenis aset spesifik perusahaan peserta, untuk memastikan relevansi dan dampak maksimal.
Apakah saya akan mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan pelatihan?+
Setiap peserta yang menyelesaikan program pelatihan akan menerima sertifikat kehadiran dari GERAKS sebagai bukti partisipasi dan penyelesaian program.
Apakah ada sesi praktik langsung dalam pelatihan ini?+
Ya, pelatihan ini dirancang dengan kombinasi teori dan praktik. Akan ada studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi untuk memastikan peserta dapat menerapkan konsep yang dipelajari secara langsung.



